Rabu, 06 Mei 2015

Seminar Nasional Ikatan Akutansi Indonesia Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean


Seminar Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)
Acara ini diadakan rutin setiap tahunnya bahkan bisa satu bulan sekali, kali ini STIE Malangkuҫeҫwara berkesempatan untuk menjadi tuan rumah acara tersebut. Sudah sering acara seperti ini diadakan, maka tidak ada hambatan apapun dalam mengadakan acara ini. Peserta berasal dari berbagai kalangan dan berbagai daerah. Prof. Dr. Muslichah, SE., M.Ec., Ak.,CA selaku Ketua Pelaksana sekaligus narasumber dalam acara seminar nasional yang  bertemakan “Tantangan dan Peluang Akuntan Profesional (CA) dan Kantor Jasa Akuntansi (KJA) dalam Era MEA” menyatakan bahwa tujuan diadakannya acara ini  yaitu untuk menyiapkan diri dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Seminar ini juga dihadiri oleh Agus Suparto, SE., MBA., Ak.,CA selaku kepala Bidang Pembinaan Usaha dan Akuntan Publik Pusat Jasa Akuntan dan Jasa Penilai-PPAJP Kemenkeu, serta Prof. Tjiptohadi Sawarjuno, M.Ec., Ph.D., Ak., CPA.,CA selaku Ketua IAI wilayah Jawa Timur dan Guru Besar Universias Airlangga.
Rana Savriliana, SE., MSI., AK., CA selaku peserta dari acara ini yang juga merupakan salah satu dosen di Perguruan Tinggi Swasta di Malang juga menyatakan bahwa setelah mengikuti acara ini ia dapat  mengupgrade ilmu akutansi untuk mengajar kepada mahasiswanya dan juga untuk pekerjaan sampingannya sebagai konsultan di beberapa Kantor Akuntansi. Beliau merupakan anggota tua dari IAI, dan sering mengikuti seminar seperti ini. Pesan beliau kepada anggota muda adalah untuk aktif berorganisasi dan berpartisipasi mengikuti seminar seperti ini.
            Dalam seminar yang lebih dikenal dengan Free Pendidikan Profesi Berkelanjutan (PPL) kali inidibahas pula terbentuknya MEA yang menjadian Negara ASEAN kini menjadi  kawasan ekonomi yang sangat kompetitif dan terintegrasi. Oleh karena itu, sebagai anggota International Federation of Accountants (IFAC), IAI harus turut serta dalam semua kebijakan yang diterapkan di luarnegeri. IAI membuatchartered accountans(CA). Semuaperaturan CA kini sudah bias berperan  sebagai creators, enablers, preserves, dan reporters untuk menciptakan sustainable value dalam bisnis. CA atau akuntan professional dianggap siap bersaing di kancah Internasonal, karena tujuan pembuatan CA oleh IAI ini memang untuk mensejajarkan dengan gelar profesi akuntan internasional.  IAI harus CA dapat diberi tanggung jawab untuk mengambil keputusan signifikan dalam bidang-bidang terkait baik dalam pelaporan keuangan untuk  kepentingan publik.
            Free PPL ini tidak hanya memberikan informasi Peluang dan Tantangan CA dan Kantor Jasa Akuntansi (KJA) namun juga memberikan informasi terkait CA (kompetensi, benefit, etika profesi, kewajiban PPL) dan KJA (Prosedur dan  Persyaratan pembentukan KJA, Pengelolaan  KJA, Pengendalian Mutu KJA).


Selasa, 09 September 2014

Momentum PSSM



Para peserta PSSM 2014 yang berbaris rapi saat baru tiba di Kampus ABM


 
Para panitia PSSM yang siap siaga menjadi pembina PSSM
Peserta PSSM yang menjalani hukuman akibat terlambat datang
Presidium dan jajaran panitia PSSM
 
 


 Selalu bahagia dan enjoy, walau dituntut harus tetap profesional







Senam Jasmani Militer para peserta PSSM yang dipimpin oleh Bapak dan Ibu Menwa










 Upacara penutupan PSSM 2014


Senin, 08 September 2014

Tanam Anggrek bersama ibu Walikota Malang

STIE Malangkucecwara adalah salah satu kampus terindah yang berada di Kota Malang. Sebuah perguruan tinggi yang lebih dikenal dengan nama ABM ini, memiliki gaya arsitektur bangunan yang unik, serta taman-tamannya yang indah. Tak jarang kampus hijau ini pun sering digunakan oleh instansi maupun lembaga-lembaga luar kampus untuk mengadakan event-event penting. Tidak bisa dipungkiri memang, selain nyaman dan asri, kampus ABM juga menyediakan berbagai fasilitas kegiatan yang lengkap. Sehingga banyak kegiatan pelatihan maupun seminar-seminar diadakan di kampus ini.
Keasrian yang dimilki oleh kampus ABM, menjadikan kampus ini sebagai pendukung program Kota Malang untuk terus mensukseskan gelar adipura. Hal ini sebabkan kampus ABM bukan hanya memilki gugusan taman yang terbentang indah, tetapi kampus ini juga memilki tiga areal hutan mini pohon pinus. Tentunya dengan kondisi semacam ini, setiap orang yang berada di kampus ABM akan selalu merasa tenang sebab selalu menghirup udara yang segar. Tidak itu saja, keberadaan hutan pinus juga sering digunakan oleh para mahasiswa STIE Malangkucecwara untuk bersantai sambil mengerjakan tugas. Benar sekali, di area hutan pinus juga tersedia saluran Wifi yang cukup bagus.

 Pada kesempatan PSSM tahun ini, STIE Malangkucecwara mencetak sebuah sejarah, dimana pada hari Selasa 02 September 2014 kemarin, ibu walikota Hj. Farida Anton menghadiri acara tanam bunga anggrek di hutan pinus bersama mahasiswa baru.
Tidak bisa dipungkiri, kegiatan semacam ini baru dilakukan pertama kali di dunia dan hanya di kampus ABM, yaitu adanya bunga anggrek yang tergantung elok di dalam hutan pinus. Seluruh mahasiswa ABM terlihat bahagia saat mereka menanam bunga anggrek yang langsung dipimpin oleh Ibu Walikota Malang. Tak terkecuali Ibu Dahniar selaku ketua yayasan P3.M, yang tersenyum manis semanis warna bunga anggrek yang beliau tanam.

Sungguh kegiatan semacam ini sangatlah bermanfaat, selain untuk memperindah hutan pinus, event tersebut juga turut mempererat tali persaudaraan warga kampus dengan pejabat tinggi di kota Malang.
Hal itu pun didukung dengan apresiasi yang besar dari Ibu Walikota Malang sendiri. Beliau sangat senang, sebab ABM bisa menjadi pelopor terciptanya julukan baru bagi kota Malang, yaitu Malang kota bunga.







Begitu pun Bapak Bunyamin selaku ketua STIE Malngkucecwara, beliau mengatakan bahwa kegiatan tanam bunga anggrek tersebut juga ditujukan untuk mendukung program pemerintah Kota Malang untuk mempertahankan penghargaan adipura.







 Apresiasi yang baik pun ditunjukkan oleh para bapak dan ibu dosen, di mana bapak Taufik Jafri menyumbangkan beberapa bait puisi indah yang menggambarkan keelokan bunga anggrek. Beliau pun mampu dengan syahdu membacakan bait demi bait puisi, sehingga membuat para mahasiswa baru pun terharu sambil meneteskan air mata.
Tentunya kebersamaan ini akan tetap terjaga di dalam kampus STIE Malngkucecwara, sesuai dengan program kampus yaitu menciptakan kondisi akademis yang kondusif dengan tata nilai yang unggul.

Minggu, 07 September 2014

SERUNYA PSSM 2014



Pagi yang cerah menyambut kedatangan para mahasiswa baru ABM, pada 30 Agustus 2014 yang lalu merupakan sebuah momen  penting bagi mereka. Pada hari itu merupakan awal pertama kalinya semua mahasiswa baru STIE Malangkucecwara bertemu, sebelum masa orientasi. Terlihat di wajah mereka rasa penasaran yang besar  dan juga semangat  tinggi dan tidak sedikit juga yang terlihat terkesan dengan keindahan taman dan uniknya arsitektur kampus ABM. Pada kesempatan itu pula, para mahasiswa baru juga diberikan segala informasi mengenai teknis dari kegiatan PSSM (Pengembangan Soft Skill Mahasiswa). Tak terlihat wajah tegang sama sekali di raut wajah para maba, tentunya hal ini karena keramahan para panitia PSSM 2014 pada hari itu. Sedikit keistimewaan pada PSSM kali ini, selain kedatangan mahasiswa baru asal Jepang, ternyata banyak mahasiswa ABM baik yang angkatan 2012 maupun 2013 yang juga mengikuti acara PSSM. Namun demikian, tidak mengurangi sedikit pun rasa profesionalitas para pembina PSSM, walau harus membimbing teman seangkatan mereka sendiri.  Susunan kepanitiaan PSSM kali ini diketuai oleh Bapak Ali Lating dan Budhi Novan Ancari selaku ketua presidium. Selama satu bulan penuh para panitia PSSM telah menyiapkan segala susunan acara dan keperluan PSSM.  Walau harus menyisihkan waktu libur panjang, jajaran panitia PSSM tetap semangat dalam mewujudkan kesuksesan PSSM 2014. 
Suasana berbeda dirasakan sejak hari Senin tanggal 1 September 2014, situasi  disiplin mulai ditegakkan oleh para resimen mahasiswa (Menwa) kepada para maba(mahasiswa baru).  
Hal ini mengingat pada hari itu adalah awal dimulainya acara PSSM 2014. Pada kesempatan itu pula Ketua  STIE Malangkucecwara, Drs. Bunyamin, M.M., Ph.D  memimpin upacara pembukaan PSSM 2014. Dengan penuh bangga bapak Bunyamin menyematkan tanda peserta PSSM kepada perwakilan maba. Selain itu terdapat  2 mahasiswi Jepang yang juga ikut disematkan name tag oleh ketua STIE Malangkucecwara. Dua mahasiswa Jepang tersebut berniat akan berkuliah di STIE Malangkucecwara selama 1 tahun, tentunya untuk study banding dan juga belajar kebudayaan serta bahasa Indonesia.
Berbeda dengan kampus lainnya, STIE Malangkucecwara tidak hanya memberikan masa orientasi kepada mahasiswa baru, tetapi penanaman soft skill yang unggul sangatlah diprioritaskan. Hal ini terbukti dengan upaya seluruh panitia PSSM untuk selalu mengenalkan akan tata nilai yang dimilki oleh STIE Malangkucecwara. ATTITUDE adalah kependekan dari beberapa kata yang meliputi ‘Appreciative, Thought, Team Work, Integrity, Time Management, Usefullness, Dedicative, dan juga Endless Learning’. Dimana ke delapan kata tersebut sangat mewakili tata nilai unggul yang dimiliki oleh STIE Malangkucecwara.
Di dalam Bahasa Inggris ATTIITUDE sendiri bermakna sebagai moral dan tata nilai yang baik. Hal ini juga tidak berbeda jika kita menjabarkan makna dari setiap kata ATTITUDE yang berarti saling menghargai, berpikir kritis, kerja tim, kejujuran, manajemen waktu yang baik, memilki banyak keunggulan, selalu berdedikasi dan belajar tiada akhir. Tentunya apabila ke delapan tata nilai tersebut diterapkan dengan baik oleh seluruh warga kampus ABM, maka terciptalah  sebuah situasi akademik yang kondusif. Tidak bisa dipungkiri memang, dengan kelebihan ini, kampus ABM bisa mencetak generasi yang unggul baik dari sisi hard skill maupun  soft skill.
Kegiatan Pengembangan Soft Skill Mahasiswa (PSSM) berlangsung selama 5 hari, dimulai sejak 1 September 2014 dan berakhir 5 September 2014. Tentunya selama PSSM berlangsung,  para maba diberikan banyak pengetahuan baru tentang dunia kemahasiswaan.
Mulai dari pengenalan kegiatan akademis, pengenalan dan pelayanan fasilitas kampus, penampilan  unit kegiatan mahasiswa, dan tentunya penanaman tata nilai ATTITUDE . Dengan jumlah maba sekitar 550 orang, panitia PSSM membaginya menjadi 8 kelompok. Dimana nama kelompok tersebut diambil dari kata ATTITUDE, yaitu kelompok appreciative, thought, team work, integrity, time managament, usefullness, dedicative, dan kelompok endless learning. Ke delapan kelompok tersebut setiap harinya berlomba untuk menjadi group tergiat. Selain harus mematuhi semua peraturan PSSM dan juga membawa perlengkapan yang sudah ditentukan, para mahasiswa baru juga harus kompak dalam menyajikan yel-yel kelompok.
Antusias para mahasiswa baru dalam mengikuti PSSM sangatlah besar, hal ini terbukti dengan ketatnya persaingan para regu untuk menjadi kelompok tergiat. Mereka berupaya menampilkan yel-yel dengan semangat dan kreatif, tidak itu saja semua maba juga berupaya untuk selalu mentaati peraturan yang ada.


Keistimewaan lain pada PSSM tahun ini ialah adanya event tanam bunga anggrek bersama Ibu Walikota Malang. Event tersebut diikuti oleh seluruh maba, bapak ibu dosen dan juga perwakilan mahasiswa.
Anggrek tersebut berasal dari sumbangan para mahasiswa baru yang kemudian ditanam di hutan pinus di area kampus ABM. Semua peserta tanam anggrek begitu antusias dalam menanam anggrek tak terkecuali ketua yayasan P3M STIE Malangkucecwara ibu Dahniar. Bersama ibu walikota, ketua yayasan tersenyum bahagia saat menanam bunga anggrek yang diikuti oleh seluruh bapak ibu dosen dan mahasiswa baru. Keindahan hutan pinus ABM kini bertambah anggun berkat adanya puluhan bunga anggrek yang tergantung elok di pohon pinus. Warna-warni bunga anggrek yang cerah seakan menunjukkan betapa ceria dan tentramnya situasi di kampus ABM. Kini seluruh warga kampus STIE Malangkucecwara bisa menikmati kerindangan dan keindahan hutan pinus sambil bersantai. Hal ini merupakan satu-satunya di dunia, yaitu adanya hutan pinus yang terdapat banyak bunga anggrek di dalamnya. 



 
Terlepas dari segala kesan masa ospek yang menakutkan, pantia PSSM STIE Malangkucecwara berusaha menciptakan kondisi masa orientasi yang mendidik dan berkesan. Begitu pun untuk tugas yang ada, para mahasiswa ABM tidak perlu mengenakan serangkaian pakaian yang mengundang perhatian. Mereka hanya diwajibkan berpakaian rapi sesuai peraturan, untuk aksesoris pun hanya sebatas name tag dan pita. Tentunya hal ini dilakukan untuk membuang kesan buruk pada pelaksanaan orientasi dan lebih memprioritaskan penanaman tata nilai yang unggul. Hanya saja sebuah kewajaran tetap terjadi, yaitu adanya mahasiswa baru yang melanggar peraturan PSSM seperti terlambat. Namun lagi-lagi para panitia berusaha memberikan sanksi yang mendidik peserta  untuk lebih disiplin lagi dalam mengikuti PSSM. 

Walau tugas yang diberikan cukup banyak, tetapi para peserta PSSM tetap semangat dalam mengikuti acara hingga selesai. Dan tibalah pada tanggal  5 September 2014, hari itu merupakan  hari terakhir masa PSSM, upacara penutupan pun kembali dipimpin oleh Bapak Bunyamin.

Semua merasa senang sebab acara PSSM 2014 berhasil terlaksana dengan sukses. Untuk merayakan kemenangannya tersebut, para mahasiswa baru bergantian menceburkan para panitia PSSM ke dalam kolam. Tentunya kegiatan tersebut mengundang perhatian seluruh warga kampus, alhasil situasi kampus yang awalnya terlihat disiplin berubah menjadi ceria dan ramai akan tradisi ceburan tersebut. Terlihat seluruh panitia basah kuyup, meski begitu mereka tetap gembira karena bisa membina para mahasiswa baru dengan baik dan PSSM pun bisa berjalan sukses.























Jumat, 21 Februari 2014

SEMINAR NASIONAL “STRATEGI PROFESIONAL BIDANG KEUANGAN MENGHADAPI AEC 2015”

         Kamis, 9 Januari 2014. Seminar Nasional diadakan di kampus STIE MALANGKUCECWARA MALANG dengan judul “STRATEGI PROFESIONAL BIDANG KEUANGAN MENGHADAPI AEC 2015”. Seminar ini menghadirkan 2 pembicara, ada pembicara yang berasal dari Singapura dan dari Kampus STIE Malangkucecwara. Pembicara pertama  sendiri yaitu Ir. Andreas Eddy Susetyo, MM yang berasal dari Board of Asian Banker Council di Singapura, serta pembicara kedua yaitu DR. Dwi Lusi Tyasing Swastika, Dra.,MM yang merupakan Konsultan Manajemen dan Dosen tetap STIE Malangkucecwara. Seminar ini dihadiri oleh para mahasiswa S1, S2, dan para Dosen STIE Malangkucecwara. Dalam seminar ini mengulas tentang  strategy untuk menghadapi AEC 2015 mendatang. 
           Banyak sekali hal-hal yang perlu disiapkan untuk menghadapai Pasar Bebas 2015 antara lain  pengembangan 6 koridor ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.6 koridor tersebut antara lain,Koridor Sumatera yang bertugas untuk sentra produksi dan pengolahan hasil bumi serta lumbung energi nasional;Koridor Jawa bertugas mendorong Industri dan Jasa nasional;Koridor Bali dan Nusa Tenggara ber tugas sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung pangan nasional;Koridor Kalimantan bertugas sebagai pusat produksi pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional;Koridor Sulawesi dan Maluku Utara bertugas sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian,perkebunan dan perikanan nasiona;Koridor Papua dan Maluku bertugas mengolah sumber daya yang melimpah dan SDM yang sejahtera.Untuk mewujudkan tema pembangunan di masing-masing koridor ekonomi ini diibutukan satu sektor Jasa Keuangan yang mumpuni sehingga tidak hanya Sumber Daya Mnusianya saja tetapi  juga sektor Jasa Keuangan. 6 koridor diatas merupakan suatu langkah untuk menuju pembangunan nasional yang bertujuan mewujudkan perekonomian nasional yang mampu tumbuh dengan stabil dan berkelanjutan serta menciptakan kesempatan kerja yang luas dan seimbang di semua sektor perekonomian.
Dengan diadakannya seminar ini diharapakan seluruh elemen-elemen ekonomi di Indonesia dapat bersiap-siap menghadapi Pasar Bebas 2015 dengan lebih siaga terutama pada sektor Jasa Keuangan.(sumber: Dian F)