Selasa, 17 Mei 2022
MAJALAH IDEA #9
Kamis, 31 Maret 2022
Pomprov Jatim 2022
STIE MALANGKUçEçWARA atau Kampus ABM menjadi tempat berlangsungnya Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Jawa Timur cabang olahraga Panjat Tebing pada tanggal 23-24 Maret 2022 yang bekerja sama dengan Badan Pembinaan Olahraga Republik Indonesia. “Kebetulan STIE MALANGKUçEçWARA dipercaya untuk melaksanakan event cabang olahraga yaitu panjat tebing”ucap Agus Hilman Tuarita,SE sebagai koordinator cabor panjat tebing. Beliau juga menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan memerlukan waktu sekitar satu bulan. Walaupun event ini dilaksanakan di Kampus ABM tetapi segala hal yang berhubungan dengan administrasi, yang menghandle adalah dari BAPOMI (Badan Pembina Olahraga Mahasiswa). Kampus ABM hanya sebagai tuan rumah mempersiapkan segala sesuatu yang mendukung acara tersebut hingga sukses. Dalam mempersiapkan event ini, Kampus ABM melibatkan perwakilan mahasiswa dari berbagai UKM untuk menjadi panitia, khususnya UKM Himpas Vignecvara yang bergerak dibidang olahraga tersebut. Kampus ABM dinyatakan layak menjadi tuan rumah POMPROV Cabor Panjat Tebing oleh BAPOMI untuk mengadakan lomba se-level Jawa Timur. Pemprov Jatim diikuti oleh 37 Perguruan Tinggi se Jawa Timur. Agus Hilman Tuarita,SE berharap dengan dilaksanakan Pemprov Jatim ini supaya Kampus ABM dikenal sebagai kampus perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur dan menunjukkan bahwa Kampus ABM mampu mengadakan event ini serta dapat memberikan warna tersendiri bagi dunia aktifitas kemahasiswaan , dan juga mahasiswa dapat belajar memanajement event.
Kampus ABM mengirimkan beberapa atlet untuk mengikuti Cabor Panjat Tebing ini, salah satunya yaitu Ahmad Sulthon. Ia mengatakan terdapat 4 atlet yang terdiri 2 wanita dan 2 pria yang dikirimkan untuk cabor panjat tebing atau wall climbing ini. Tentunya untuk pemilihan atlet terdapat kriteria yang sudah ditetapkan. Para atlet telah mempersiapkan dan latihan fisik seperti push up jari, sit up, pull up, squat jump dll, masing-masing selama 35 kali untuk melatih kelincahan, kekuatan dan kelenturan yang berlangsung kurang lebih selama 1 bulan. Tak hanya itu Ahmad Sulthon mempunyai motivasi yaitu untuk membanggakan almamater UKM Himpas dan ingin membanggakan kedua orang tuanya. Menurutnya pelaksanaan Pomprov Jatim 2022 ini cukup meriah walaupun masih dalam pandemi. Ia berharap semoga event ini lebih meriah lagi agar lebih banyak yang mendukung dan banyak yang ikut serta dalam event ini.
Selain itu ada Dimas Larasati merupakan salah satu atlet kategori lead perempuan yang mewakili Universitas Airlangga Surabaya untuk berpartisipasi dalam Cabor Panjat Tebing POMPROV Jatim 2022. Dimas Larasati juga merupakan salah satu peserta yang mendapatkan juara 2 pada cabor panjat tebing ini. Pada persiapan lomba cabor panjat tebing ini ada beberapa latihan yang dipersiapkan selama 1 bulan, latihan yang dilakukan setiap harinya yang selalu diterapkan adalah lari, kemudian melatih kekuatan tangan seperti pull up, push up yang membantu melatih otot perut. Dimas Larasati termotivasi untuk mengikuti lomba panjat tebing karena dia ingin melatih skill yang dimilikinya dan membantu untuk mengetahui kemampuan dirinya untuk bisa mengikuti lomba. Menurut Dimas Larasati pelaksanaan Pomprov Jatim 2022 sangat seru dengan suasana di Kampus ABM yang sangat asri dan sejuk. Perlombaan panjat tebing ini memberikan kesan yang menarik bagi Dimas karena bisa mengenal banyak Universitas dan bisa menambah teman. Harapan Dimas Larastasi untuk kegiatan Pomprov Jatim 2022 yaitu dirinya bisa juara dan bisa mengikuti acara Pomprov untuk tahun berikutnya, Dimas juga menambahkan bahwa selama acara perlombaan cukup menantang dan diluar ekspektasinya.
Sabtu, 05 Maret 2022
Berbagi Pengetahuan dan Kebahagiaan di Masa Pandemi
Jumat, 16 Juli 2021
Rabu, 31 Maret 2021
5000
Paket Masker dan Handsanitizer dari ABM untuk Kota Malang
Dalam rangka Dies
Natalis ke-50 STIE Malangkucecwara atau kampus ABM memberikan bantuan 5000 paket
masker dan handsanitizer kepada BPBD Kota Malang. Kegiatan tersebut adalah
inisiatif dari tim satgas STIE Malangkucecwara yaitu Busters Covid ABM yang
diselenggarakan pada 25 Maret 2021 dan bertempat di kampus ABM. Acara tersebut
dihadiri oleh Kepala BPBD dan Ketua Komisi D DPRD Kota Malang. Bantuan 5000
paket ini nantinya akan disalurkan ke 5 Kecamatan di Kota Malang.
Kampus ABM sebelumnya
telah membentuk tim satgas Covid yang bertugas untuk memanage kondisi Covid di
internal kampus. Sementara itu pihak internal kampus ABM saat ini juga sudah melakukan vaksinasi secara keseluruhan
terhadap dosen dan karyawannya. Sehingga kondisi Covid di internal kampus sudah
bisa dikatakan aman. Maka dari itu kampus ABM ikut serta berperan membantu BPBD
Kota Malang dalam menanggulangi virus Covid-19.
Dalam sambutan pembantu
ketua III ABM, Drs Kadarusman mengatakan, bahwa bantuan tersebut adalah sebagai
wujud partisipasi dan dukungan kampus ABM dalam penanggulangan Covid-19 secara
external. “Mungkin belum sebesar yang diharapkan, tetapi kita berharap ini
menjadi sebuah pelajaran dan dorongan kepada masyarakat bahwa menjaga protokol
kesehatan harus tetap dijalankan” ucapnya.
Kegiatan pemberian
bantuan 5000 paket masker dan handsanitizer oleh kampus ABM ini mendapatkan
apresiasi dari Ketua Komisi D DPRD Kota Malang. Selain itu, Ketua Komisi D DPRD
Kota Malang berharap, mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat menular ke
kampus-kampus lain. Pada akhir acara Kampus ABM menyerahkan 5000 paket masker
dan handsanitizer secara simbolis kepada Kepala BPBD Kota Malang yang juga di
dampingi oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Malang.
Sabtu, 31 Oktober 2020
Dibalik Suksesnya PSSM Online Kampus ABM Ditengah Pandemi
Dibalik Suksesnya PSSM Online Kampus ABM Ditengah Pandemi
Tahun 2020 menjadi tahun
pertama bagi kampus ABM dalam melakukan PSSM secara online. PSSM online
dikampus ABM dilaksanakan pada tanggal 5
November s/d 8 November 2020 dengan mengangkat tema yang sama yaitu“Enhance Your Attitude”. Berbeda dengan tahun-tahun
sebelumnya, PSSM secara online di Kampus ABM dilakukan dengan memanfaatkan
channel youtube. Seluruh materi harus melalui proses rekaman terlebih dahulu,
kemudian teknisnya ditayangkan secara premiere (seperti menonton live). Kegiatan
lainnya yang dilakukan yaitu game online untuk ice breaking yang bertujuan agar
peserta PSSM tidak jenuh.
Pelaksanaan PSSM online
diharapkan tidak memberatkan #sobatABM 2020 secara teknis dan biaya. Seperti
yang kita ketahui, karena dampak pandemi hampir seluruh kegiatan dilaksanakan secara
online. Hal itu juga menyebabkan kendala saat pelaksanaan PSSM secara online
diantaranya seperti koneksi internet yang tidak stabil di wilayah tertentu sehingga
menyebabkan peserta kesusahan untuk bergabung. Namun pihak kampus sendiri memberikan toleransi kepada para peserta PSSM yang
mengalami berbagai kendala yang berhubungan dengan teknologi dan internet.
Dalam pemberian tugasnya
pun juga berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu sekarang hanya diberikan tugas
untuk me- resume materi- materi yang diberikan pada hari itu dan juga beberapa tugas
membuat video yang di upload ke ig pribadi masing-masing. Perbedaan yang
dirasakan saat PSSM offline dengan online cukup banyak. Diantaranya kegiatan penanaman
bunga yang sudah menjadi kegiatan rutin di kampus ABM menjadi tidak terlaksana. Perbedaan yang
lainya yaitu rasa kebersamaan peserta dan saling mengenal antara mereka cukup kurang,
serta pihak panitia juga mengalami kesulitan dalam menyampaikan makna PSSM terutama
dalam penyampaian ATTITUDE kepada peserta.
Manfaat yang diperoleh para
peserta yang mengikuti PSSM sangatlah banyak
diantaranya yaitu pengetahuan tentang berbagai bidang akademik yang ada di kampus
ABM sehingga mahasiswa baru sudah siap dan paham saat memasuki dunia perkuliahan,
para peserta juga dapat memahami aturan-aturan yang diterapkan di kampus ABM. Harapan
dari pihak panitia pelaksana kegiatan PSSM online 2020 ini yaitu para peserta dapat
menjalankan dan mengembangkan sikap ATTITUDE dengan baik dan dapat mempraktikannya
dalam menempuh pendidikan di STIE Malangkucecwara. Pesan dari panitia PSSM ABM
untuk para mahasiswa baru yaitu “diharapkan para peserta PSSM dapat meningkatkan kekompakan antar mahasiwa baru
dengan tidak memandang suku, bahasa, daerah, ras dan agama serta memiliki sikap
saling menghargai antara satu dengan yang lain”.























